FanFiction: MY ENDLESS LOVE (part 2) by @nazza_nazq

“Oppa… kedua orang tua oppa tidak tinggal disini. Mereka tinggal di China sejak 2 tahun lalu”.

“Lalu.. apa benar aku calon suamimu??””Ceritanya panjang oppa……” katanya sembari menangis. Aku lihat butir-butir airmatanya kembali terjatuh di pipinya.

****

*flashback 3 minggu yang lalu*

“Keluar kau Lee Donghae! Rumahmu sudah kami kepung!!” Teriak Lee Hyukjae sambil menggedor-gedor pintu rumahku. ah~ pamanku yang satu itu memang suka mencari sensasi. Belum puas apa membuat perusahaan appa bangkrut. Sampai-sampai dia menjadikan kedua orang tuaku sebagai buronan para petinggi perusahaan di Korea.

“Oppa… kita harus bagaimana?” tanya seorang gadis di sampingku sembai menangis. Calon istriku ini memang penakut.

dia adalah anak angkat dari orang yang sedang berteriak-teriak di depan rumahku. “Sunghwa-ah, bagaimana mungkin kamu bisa tahan selama ini bersama dengan orang gila itu??” tanyaku

Dia langsung mencubit lenganku. “Mwoya? Memang dia sudah gila kan?” aku tak terima

“Oppa.. bagaimanapun juga dia tetap appa-ku. Aku tahu dia jahat, tapi dia yang sudah membesarkanku”. Sunghwa mengerucutkan bibirnya.

“Aigoo.. Chagiyaa….disaat seperti ini kau masih bisa marah padaku?” tanyaku jahil

“YAKK!!!! Jangan panggil aku dengan sebutan itu!!!”

Aku langsung membungkam mulutnya.

“mau cari mati hah??”

“Mianhae, aku hanya tidak suka oppa memanggilku seperti itu” dia tertunduk

“ah~ payah kau!! gak romantis!” kataku

DARRRR!!!!!!!

“Kami hitung sampai tiga!! Jika kau tidak segera keluar, rumahmu akan hancur!!!!” Teriak Hyukjae ahjussi

“YA!!! AKU KELUAR!” teriakku dari dalam rumah

“Oppa….” kulihat Sunghwa kembali menangis

“Sunghwa-ah, jaga dirimu baik-baik. Aku pasti kembali”. ucapku menenangkan Sunghwa

“Oppa… tunggu aku. Aku pasti akan membantumu keluar”

Kukeluarkan saputangan dari dalam saku celanaku, kuhapus airmatanya, dan kupeluk tubuh mungilnya itu.

“Sunghwa…. neol saranghaeyo…” bisikku

Akupun melangkahkan kakiku menuju halaman rumah. Sunghwa terus mengikutiku di belakang dengan menggenggam erat saputanganku .

“Joong Woon!! Antar Sunghwa pulang!!” perintah Hyukjae ahjussi pada salah satu pengawalnya. Sekilas aku melihat Sunghwa. Dia masih menangis. Dia pasti ketakutan.

“Dan kalian!!!Bawa Donghae ke dalam mobil!”

Tiba-tiba ada yang membekapku dengan saputangan. Dan setelah itu aku tak tahu apa yang terjadi.

****

Aku tak tahu dimana aku sekarang. kepalaku masih pusing karena efek obat bius tadi.

“Dimana aku?” tanyaku pada diri sendiri sambil memandang sekelilingku. Aku berada di sebuah ruangan berpenerangan redup yang hanya berisi sebuah tempat tidur besi. Di depanku ada sebuah pintu. Tapi aku tak tahu bagaimana cara membukanya. Tak terlihat celah sedikitpun di pintu itu. Aku berteriak minta tolong, meskipun aku tahu kalaupun ada orang di luar sana, dia tidak akan mengeluarkanku dari sini.

Hatiku miris setiap kali ingat saat Sunghwa diseret masuk ke dalam mobil. Gadis itu…

“Sunghwa-ah…” Aku hanya tertunduk lesu.

Sunghwa-ku…..

****

Sudah 3 hari aku terkurung dalam ruangan ini. Dan selama 3 hari itu aku tidak diizinkan untuk keluar.

Saat ini aku sedang duduk membelakangi pintu. Tiba-tiba pintu itu terbuka.

“Mau apa lagi??” tanyaku masih dalam posisi yang sama

“Oppa….”

Aku langsung membalikkan badanku.

“Sunghwa-ah… bagaimana kamu bisa ada disini?”

Kupeluk tubuhnya dan dia mempererat pelukannya.

“Hari ini appa menemani eomma ke rumah sakit. Dan dia membawa seluruh pengawalnya”.

“Kau tahu ini dimana? Dan bagaimana caramu masuk kesini??”

“Ruangan ini dulunya gudang. Tempatnya tidak jauh dari perusahaan appa. Aku bisa masuk karena aku tahu kata sandi pintu itu. Namaku” jawabnya sambil tersenyum

“Kau hebat!!” pujiku

“Oppa, mobilku tak jauh dari sini. Ada di seberang jalan. Tapi oppa tidak mungkin kembali ke rumah. Oppa pasti akan tertangkap lagi”

“ah~ yang penting aku bisa keluar dari sini. Biarkan aku yang menyetir.” Ucapku sambil meminta kunci mobil

Tapi baru beberapa langkah kami keluar dari gudang, pengawal sudah datang.

“HEIII… KEMBALI KAU!!!” teriak mereka.

Aku dan Sunghwa langsung berlari menuju jalan raya. Tapi ternyata jalanan saat itu ramai oleh kendaraan.

“Lee Donghae!!! Jangan lari kau!!” Mereka semakin dekat.

“Sunghwa, kau tunggu disini dulu. Aku akan mengambil mobil di seberang jalan. Aku akan segera kembali.” Kataku sambil mangelus rambut Sunghwa. Tak ada waktu lagi. Aku langsung menyeberang tanpa menghiraukan jalanan yang ramai. Aku mendengar Sunghwa berteriak…

“OPPA!! AWAS!”

Tiba-tiba…BRAKKKKK……..

*end of flashback*

tu bi continyu…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s